Governance Dan Sustainability

SEKILAS TENTANG GOVERNANANCE DAN SUSTAINABILITY

Keberlanjutan (sustainability) merupakan tanggung jawab semua pihak sesuai perannya masing-masing. Sebuah organisasi, selain berkepentingan terhadap keberlanjutan organisasi itu sendiri, juga memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan, sebuah organisasi memiliki kesadaran untuk memenuhi kepentingan para pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini dikarenakan bahwa dengan memenuhi kepentingan para pemangku kepentingannya, maka organisasi tersebut akan mendapat dampak positif dari peningkatan efektivitas keterlibatan pemangku kepentingan (stakeholders’ engagement).

Peningkatan efektivitas stakeholders’s engagement, selanjutnya akan berdampak kinerja organisasi, sehingga akan meningkatkan nilai pemiliknya (shareholders’ value). Pembangunan berkelanjutan di sebuah perusahaan dapat dilakukan dengan tidak hanya menjamin dilaksanakannya hak pemegang saham, akan tetapi juga dengan memenuhi kepentingan para pemangku kepentingan lainnya yang meliputi karyawan, pelanggan, pemasok, kreditor, masyarakat dan pemerintah.

Pentingnya sustainable development dalam meraih sustainability menjadi suatu isu kunci bagi sebuah organisasi maupun perusahaan. Governance sebagai sebuah mekanisme yang bertujuan untuk meningkatkan nilai para pemangku kepentingan sebuah organisasi maupun perusahaan, mutlak untuk diimplementasikan secara efektif.

Prinsip-prinsip good governance yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness penting untuk diimplementasikan secara konsisten. Kelima prinsip tersebut merupakan kunci dalam mencapai sustainability, oleh karenanya berbagai upaya untuk meningkatkan efektivitas implementasi governance sangat
dibutuhkan secara berkelanjutan.